Ji Jingga

Ji Jingga
Ibo

Rabu, 03 Oktober 2012

Parepare

Perkembangan kota Parepare
            Kota Parepare adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan,Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 99,33 km² dan berpenduduk sebanyak ±140.000 jiwa. Salah satu tokoh terkenal yang lahir di kota ini adalah B. J. Habibie, presiden ke-3 Indonesia.
            Di awal perkembangannya, dataran tinggi yang sekarang ini disebut Kota Parepare, dahulunya adalah merupakan semak-semak belukar yang diselang-selingi oleh lubang-lubang tanah yang agak miring sebagai tempat yang pada keseluruhannya tumbuh secara liar tidak teratur, mulai dari utara (Cappa Ujung) hingga ke jurusan selatan kota. Kemudian dengan melalui proses perkembangan sejarah sedemikian rupa dataran itu dinamakan Kota Parepare.
Lontara Kerajaan Suppa menyebutkan, sekitar abad XIV seorang anak Raja Suppa meninggalkan Istana dan pergi ke selatan mendirikan wilayah tersendiri pada tepian pantai karena memiliki hobi memancing. Wilayah itu kemudian dikenal sebagai kerajaan Soreang, kemudian satu lagi kerajaan berdiri sekitar abad XV yakni Kerajaan Bacukiki.
Kata Parepare ditenggarai sebagian orang berasal dari kisah Raja Gowa, dalam satu kunjungan persahabatan Raja Gowa XI, Manrigau Dg. Bonto Karaeng Tonapaalangga (1547-1566) berjalan-jalan dari kerajaan Bacukiki ke Kerajaan Soreang. Sebagai seorang raja yang dikenal sebagai ahli strategi dan pelopor pembangunan, Kerajaan Gowa tertarik dengan pemandangan yang indah pada hamparan ini dan spontan menyebut “Bajiki Ni Pare” artinya “(Pelabuhan di kawasan ini) di buat dengan baik”. Parepare ramai dikunjungi termasuk orang-orang Melayu yang datang berdagang ke kawasan Suppa.
Kata Parepare punya arti tersendiri dalam bahasa Bugis, kata Parepare bermakna " Kain Penghias " yg digunakan diacara semisal pernikahan, hal ini dapat kita lihat dalam buku sastra lontara La Galigo yang disusun oleh Arung Pancana Toa Naskah NBG 188 yang terdiri dari 12 jilid yang jumlah halamannya 2851, kata Parepare terdapat dibeberapa tempat diantaranya pada jilid 2 hal [62] baris no. 30 yang berbunyi " pura makkenna linro langkana PAREPARE" (KAIN PENGHIAS depan istana sudah dipasang)
Di Parepare terdapat tempat wisata budaya dan sejarah, anatara lain kehidupan etnis Tionghoa, kubur Datu, makam 132 Raja, batu meringkik Watang Bacukiki, dan lain sebagainya.
            Seiring perkembangan zaman Parepare kini menjadi sebuah kota, dimana kota ini merupakan jalur perdangan yang ramai dikunjungi. Parepare juga merupakan kota yang mengikuti perkembangan teknologi, diantaranya ada tiga SKPD dalam lingkup Pemda Parepare yang memiliki website sendiri yang dikelola secara baik, yakni Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, serta Kecamatan Ujung.
            Dalam perkembangan perekonomian khususnya di Kota Parepare yang semakin membaik, tentunya berdampak terhadap kemampuan daya beli masyarakat, kondisi ini dimanfaatkan oleh pengusaha pengembang perumahan di Kota Parepare, hal tersebut dapat dilihat dengan banyaknya perumahan yang sedang di bangun. Sebagai kota jasa dan niaga, denyut nadi perekonomian Kota Parepare banyak bertumpu pada sektor perdagangan, dan salah satu sektor usaha yang cukup menjanjikan di Kota Niaga ini adalah sektor usaha rumah tangga atau home industry. Banyak usaha rumah tangga yang ditekuni warga, salah satunya Roti Mantou, sebagai penganan khas Parepare. Roti khas ini telah menjadi salah satu daya tarik  bagi mereka yang berkunjung ke Parepare. Meski bentuknya sama dengan roti pada umumnya, begitu juga bahan yang digunakan yaitu terbuat dari terigu, namun warnanya yang putih menyerupai tahu yang dibungkus dalam plastik, telah menjadi sesuatu yang menarik bagi para warga yang datang ke  kota ini.
            Dalam perkembangan objek wisata alam di Parepare terdapat wisata alam Sumur jodoh yang terletak di Cempae, Kecamatan Soreang sebagai salah satu potensi wisata selalu menarik untuk diungkap. Pada tahun 1977, menurut salah seorang budayawan Parepare, Andi Syamsu Alam. B.Sc, saat potensi sumur jodoh dipentaskan dalam pameran pembangunan di Kota Makassar, terjadi sebuah ‘keanehan’ yang menarik untuk diceritakan. Usai pameran salah seorang wartawan dari Jakarta merasa penasaran dan berkunjung ke Parepare ingin mengenal dan melihat lebih dekat lokasi dan sumur jodoh di Cempae Kota Parepare. Setelah di sana wartawan tersebut menimba air sumur tersebut dan berkumur-kumur. Anehnya, air sumur di atas laut itu tidak asin, ternyata berasa tawar. Lalu ia meminumnya, alhasil setelah dia balik ke Jakarta empat bulan kemudian dia mengirim undangan perkimpoian ke Parepare. Terdapat juga wisata alam Sumur Tujuh, Obyek wisata yang terletak di daerah sekitar Gedung Pemuda dan masuk wilayah Kelurahan Cappagalung itu, dapat dijangkau dari berbagai penjuru kota. Selain sumur yang terbuat secara alami dari lubang batu, di sekitar tempat ini, warga juga dapat menikmati suasana kota serta matahari terbenam dari ketinggian. Tempatnya cukup sejuk dan alami, karena di sekitar lokasi tersebut banyak pohon-pohon rindang. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai wisata alam saja, melainkan berfungsi sebagai wisata buah atau agrowisata, saat  ini beberapa  buah-buahan seperti anggur serta tanaman hias seperti berbagai jenis Palem serta anggrek telah ada di lokasi ini.  Karena itu, tempat ini juga sering dijuluki ‘Kebun Palem’.



Saat ini aku hanya ingin sendiri, saya sedikit bingun dengan orang - orang disekitar ku.

Unsur - unsur prosa


            Berdasarkan bentuknya karya sastra dapat dibedakan menjadi bentuk puisi, prosa, dan drama. Semua bentuk karya sastra tersusun dari dua unsur pembangun, yaitu unsur intinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur Intrinsik adalah unsur karya sastra yang menmbangun tubuh karya sastra dari dalam tubuh karya sastra itu sendiri. Unsur – unsur inilah yang menyebabkan karya satra hadir sebagai karya sastra, unsur – unsur yang factual akan dijumpai jika orang membaca karya sastra. Sedangkan Unsur esktrinsik merupakan unsur pembangun karya sastra yang berasal dari luar tubuh karya sastra. Atau secara lebih khusus ia dapat dikatakan sebagai unsur – unsur yang mempengaruhi bangun cerita sebuah karya sastra.
Adapun unsur intrinsik prosa terdiri atas :
1)      Tema, yaitu suatu yang menjadi pokok masalah atau persoalan sebagai bahan karangan, yang diungkapkan dalam suatu cerita oleh pengarang. Tema prosa fiksi terutama novel dapat terdiri dari tema utama serta beberapa tema bawahan. Sedangkan untuk cerpen (cerita pendek) hanya memiliki  tema utama saja.
Untuk dapat menentukan tema suatu cerita kita dapat menempuh dengan jalan bertanya sebagai berikut.
a)     Mengapa pengarang menulis cerita tersebut?
b)     Apa tujuan pengarang menulis cerita tersebut?
c)      Faktor apa yang menyebabkan atau menjadikan suatu karangan bermutu dan berharga?

2)      Amanat, yaitu pesan-pesan yang disampaikan oleh si pengarang melalui cerita yang digubahnya. Si pengarang menyampaikan amanatnya dengan dua cara, yaitu:
a)     Secara eksplisit (terang-terangan): pembaca dengan mudah menemukannya; dan
b)     Secara implisit (tersirat/tersembunyi): untuk menemukan amanat dalam hal ini, pembaca agak sukar menemukannya, terlebih dulu pembaca hendaknya membaca secara keseluruhan isi cerita tersebut.

3)      Alur/plot, yaitu urutan atau kronologi peristiwa yang dilukiskan pengarang dalam suatu cerita rekaan, terjalin satu dengan yang lainnya. Alur dapat diklasifikasikan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut.

A.    Alur umum, tahap-tahapannya adalah sebagai berikut.
a)    Eksposisi (Perkenalan/Pengantar)
Eksposisi adalah proses penggarapan serta memperkenalkan informasi penting kepada para pembaca. Melalui eksposisi, seorang pengarang mulai melukiskan atau memaparkan suatu keadaan, baik keadaan alam maupun tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita tersebut, serta informasi-informasi yang akan diberikan pengarang kepada pembaca melalui uraian eksposisi tersebut.
b)      Komplikasi (Penampilan Masalah)
Komplikasi adalah adanya masalah yang terjadi di antara para tokoh, baik tokoh dengan tokoh, tokoh dengan tempat, maupun tokoh dengan suasana yang terdapat dalam cerita rekaan.
c)      Klimaks (Puncak Ketegangan)
Klimaks adalah suatu permasalahan yang telah mencapai pada puncaknya (meruncing).
d)     Antiklimaks (Ketegangan Menurun/peleraian)
Antiklimaks adalah suatu peristiwa yang ditandai dengan menurunnya tingkat permasalahan yang terjadi pada tokoh.
e)      Resolusi (Penyelesaian)
Resolusi adalah kejadian akhir yang merupakan penyelesaian permasalahan di atara para tokoh cerita.

B.     Berdasarkan cara menyusun tahapan-tahapan alur, maka dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
a)      Alur Lurus (Alur Maju/Alur Agresif), yaitu rangkaian cerita dikisahkan dari awal hingga cerita berakhir tanpa mengulang kejadian yang telah lampau.
b)      Alur Sorot Balik (Alur Mundur/Alur Regresif/Flash Back), yaitu kebalikan dari alur lurus. Rangkaian ceritanya mengisahkan kembali tokoh pada waktu lampau.
c)      Alur Campuran, yaitu gabungan antara alur maju dan alur sorot balik.

C.     Berdasarkan hubungan tahapan-tahapan dalam alurnya, maka dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
a)      Alur Rapat, yaitu alur yang terbentuk apabila alur pembantu mendukung alur pokoknya.
b)      Alur Renggang, yaitu sebaliknya, alur yang terbentuk apabila alur pokok tidak didukung oleh alur pembantu.

D.    Berdasarkan kuantitasnya, maka dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
a)      Alur tunggal, yaitu alur yang hanya terjadi pada sebuah cerita yang memiliki satu jalan cerita saja, biasanya terjadi pada cerpen.
b)      Alur ganda, yaitu alur yang terjadi pada sebuah cerita yang memiliki jalan cerita lebih dari satu, biasanya ada pada novel.

4)      Tokoh, yaitu pelaku di dalam cerita dan mengambil peranan dalam setiap insiden-insiden. Tokoh terdiri atas sebagai berikut.
a)      Tokoh Protagonis (Tokoh Utama/Tokoh Sentral), yaitu tokoh yang paling berperan dalam cerita dan umumnya bersifat baik.
b)      Tokoh Antagonis (Lawan Peran Utama), yaitu tokoh yang menentang tokoh protagonis, umumnya memiliki sifat yang jahat.
c)      Tokoh Komplementer (Pembantu), yaitu tokoh sampingan yang berperan sebagai pembantu tokoh protagonis dan antagonis.

5)      Penokohan (Perwatakan), yaitu watak atau karakter dari para tokoh di dalam cerita. Adapun jenis penggambaran watak tokoh dapat dilakukan dengan tiga metode, yaitu:
a)      Metode analitik, yaitu pemaparan secara langsung (eksplisit) watak atau karakter para tokoh dalam cerita, seperti; penyayang, penyabar, keras kepala, baik hati, pemarah, dan lain sebagainya.
b)      Metode dramatik, yaitu metode penokohan yang dipergunakan pencerita dengan membiarkan para tokohnya untuk menyatakan diri mereka sendiri lewat kata-kata, dan perbuatan mereka sendiri, misalnya lewat dialog, jalan pikiran tokoh, perasaan tokoh, perbuatan, sikap tokoh, lukisan fisik, dan sebagainya.
c)      Metode kontekstual, yaitu cara menyatakan watak tokoh melalui konteks verbal yang mengelilinginya. Jelasnya, melukiskan watak tokoh dengan jalan memberikan lingkungan yang mengelilingi tokoh, misalnya: kamarnya, rumahnya, tempat kerjanya, atau tempat di mana tokoh berada.
Watak tokoh terdiri dari sifat, sikap, serta kepribadian tokoh. Penokohan dapat dilakukan melalui dimensi (a) fisik, (b) psikis, dan (c) sosial.

6)      Latar (setting), yaitu mengenai lingkungan (tempat/lokasi, waktu, dan suasana) terjadinya suatu peristiwa di dalam cerita.
-      Tempat      :  umpamanya di rumah sakit, daerah wisata, di daerah
                     transmigran, di kantor, di kamar tidur, di halaman,
                     dan lain sebagainya.
-      Waktu       :  tahun, musim, masa perang, suatu upacara, masa
                     panen, periode sejarah, dan sebagainya.
-      Suasana     :  aman, damai, gawat, bergembira, berduka/
                     berkabung, kacau, galau, dan sebagainya.

7)      Sudut pandang (point of view), yaitu status atau kedudukan si pengarang dalam cerita. Ada empat macam sudut pandang, antara lain:
a)      pengarang sebagai orang pertama sebagai pelaku utama (pengarang = aku);
b)      pengarang sebagai orang pertama sebagai pelaku sampingan;
c)      pengarang berada di luar cerita sebagai orang ketiga; dan
d)     kombinasi atau campuran, kadang-kadang di dalam dan kadang-kadang di luar cerita.

8)      Gaya Bahasa (Majas) disebut juga “langgam, corak, bentuk, atau style bahasa” yaitu cara yang digunakan oleh si pengarang untuk mengungkapkan maksud dan dan tujuannya baik dalam bentuk kata, kelompok kata, atau kalimat. Jadi, gaya bahasa atau majas meliputi; kata, frasa atau kelompok kata, kalimat (struktur) biasa/majas. Gaya bahasa atau majas adalah ibarat kendaraaan bagi seseorang pengarang yang akan membawanya kemana arah tujuan yang ingin ditujunya. Gaya bahasa atau majas merupakan faktor dominan dalam karya prosa fiksi.


Penokohan dapat dilakukan menggunakan metode (a) analitik, (b) dramatik, dan (c) kontekstual. Metode analitis/langsung/diskursif, yaitu penyajian watak tokoh dengan cara memaparkan watak tokoh secara langsung. Metode dramatik/taklangsung/ragaan, yaitu penyajian watak tokoh melalui pemikiran, percakapan, dan lakuan tokoh yang disajikan pengarang. Bahkan dapat pula dari penampilan fisiknya serta dari gambaran lingkungan atau tempat tokoh. Metode kontekstual, yaitu penyajian watak tokoh melalui gaya bahasa yang dipakai pengarang.

Unsur Ekstrinsik Karya Sastra Prosa terdiri atas :
1.          Nilai-nilai dalam cerita (agama, budaya, politik, ekonomi);
2.          Latar belakang kehidupan pengarang; dan
3.          Situasi sosial ketika cerita itu diciptakan.
4.         Pandangan hidup suatu bangsa, berbagai karya seni yang lain, dan sebagainya.

sumber
Diposkan oleh antuk I Wayan Jatiyasa Ring RAbu, 23 MEI 2012
Diposkan oleh Minggu, Desemebr 5, 2010 Yayun Riwinasti MINGGU, 5 DESEMBER 2010
Nurgiyantoro, Burhan. 2009. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: GADJAH MADA UNIVERSITY PRESS.




Senin, 01 Oktober 2012

SINOPSIS BELENGGU Kary. Armijn Pane



SINOPSIS BELENGGU
 Sukartono adalah seorang Dokter yang dermawan, ia menikah dengan seorang perempuan berparas cantik, pintar, serta lincah. Perempuan itu bernama Sumartini yang biasa dipanggil Tini. Sebenarnya Dokter Sukartono tidak mencintai Tini. Demikian pula sebaliknya, Tini juga tidak mencintai Dokter Sukartono.
Mereka berdua menikah dengan alasan masing-masing. Tono menikahi Tini karena kecerdasan serta Tini dianggap cocok untuk mendampinginya sebagai seorang dokter. Dengan menikahi Dokter Sukartono, Tini akan lebih mudah melupakan masa lalunya yang kelam. Karena alasan mereka itulah yang membuat keduanya tidak saling mencinta dan kurangnya rasa kasih sayang antara keduanya.
Karena tidak adanya rasa saling mencintai, mereka tidak pernah akur, mereka tidak pernah duduk bersama untuk berbincang dan saling bertukar pikiran. Masalah yang mereka hadapi pun diselesaikan sendiri-sendiri, tidak pernah sekalipun mereka selesaikan bersama layaknya suami istri. Karena hal tersebut terus terulang membuat kehidupan rumah tangganya tidak harmonis, keduanya sering pula salah paham sehingga menimbulkan pertengkaran dalam rumah tangga mereka.
            Ketidakharmonisan rumah tangga mereka semakin hancur karena Dokter Sukartono sangat mencintai dan bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaannya. Dia tidak pernah merasa lelah menolong pasien yang membutuhkan jasanya, kapanpun pasien membutuhkannya, dengah sigapnya ia akan membantu. Ia juga dikenal sebagai Dokter yang dermawan karena ia tidak pernah memaksa pasien membayar saat pasien tersebut belum bisa membayar ataupun tidak mampu membayar biaya pengobatan. Karena bekerja dengan tidak mengenal waktu, dia sering meninggalkan istrinya sendirian di rumah dan tidak pernah meluangkan waktu untuk istrinya.
Pertengkaran pun sering terjadi di dalam rumah tangga mereka karena kesibukan Tono. Menurut Suamrtini, Dokter Sukartono sangat egois Tini merasa telah disepelekan dan merasa bosan karena selalu ditinggalkan suaminya yang selalu sibuk menolong pasien-pasiennya. Dia merasa dirinya telah dilupakan dan merasa bahwa derajatnya sebagai seorang perempuan telah diinjak-injak. Karena suaminya tidak mampu memenuhi hak sebagai seorang istri, hampir setiap hari mereka bertengkar, mereka merasa paling benar dan tidak adak yang ingin saling mengalah.
Suatu hari Dokter Sukartono mendapat panggilan dari seorang wanita yang mengaku dirinya sedang sakit keras. Wanita itu meminta Dokter Sukartono datang kehotel tempat dia menginap. Dokter Sukartono pun datang ke hotel tersebut. Setibanya dihotel, dia merasa terkejut sebab pasien tersebut adalah Yah atau Rohayah, tetangga dan kawan kecil ketika di bandung, mereka bersekolah di Sekolah Rendah yang berselisih tiga tingkat. Waktu itu Yah sudahmenjadi seorang janda. Dia korban kawin paksa karena tidak sanggup hidup dengan suami pemberian orangtuanya, Rohayah kemudian melarikan diri ke Jakarta. Kehidupannya di Jakarta sangat suram ia menjadi wanita panggilan. Sebenarnya sudah lama Yah menyukai Dokter Tono, sebab itulah ia berpura – pura sakit dan meghubungi Dokter Sukartono untuk mengobatinya.
Perasaan rindu kepada Dokter Sukartono yang tak tertahankan, akhirnya Yah memutuskan untuk menggoda Tono. Dalam hal rayu merayu Yah sangat pandai karena pekerjaan itulah yang dilakukannya selama di Jakarta. Awalnya Dokter Sukartono tidak tergoda akan rayuan Yah, tetapi ia tidak putus asa, sehingga ia sering meminta Tono untuk mengobatinya, karena sering bertemu dan digoda Dokter Sukartono mulai tergoda, Yah dapat memberikan banyak kasih sayang yang selama ini tidak diperoleh dari istrinya. Karena sering bertengkar dengan istrinya Tono akhirnya sering mengunjungi Yah dan merasa hotel tempat Yah tinggal sebagai rumah yang dapat menentramkan hatinya dimana semua yang didambakan sebagai seorang suami terpenuhi di tempat Rohayah.
Hubungan Tono dan Yah diketahui oleh Tini, betapa marah dan terbakarnya hati Tini dan ingin mendatangai wanita yang telah berhubungan gelap dengan suaminya, akibat kemarahan yang tak tertahankan Tini mendatangi Yah dengan hati yang sangat panas. Setibanya di tempat Yah kemarahannya lagsung hilang karena melihat keramahan dan kelembutan Yah.
Setelah pertemuannya dengan Yah, Tini merasa bersalah kepada suaminya karena tidak bisa menjadi seorang istri yang baik dan member kasih saying kepada suaminya. Ia pun memutuskan untuk bercerai dengan Tono, walaupun perceraian tersebut tidak pernah diharapkan oleh Dokter Tono tetapi keputusan tersebut sudah dipikirkan matang – matang oleh Tini dan ia tidak bisa menahan istrinya.
Setelah perceraian tersebut Tini berangkat ke Surabaya untuk memimpin rumah piatu temannya yang di kenal pada waktu kongres, betapa sedih Tono ditinggal pergi dan kesedihannya bertambah pada saat ia ke rumah Yah dan terkejut melihat gerobak yang penuh dengan barang – barang bagaikan orang yang akan pindah rumah, dan babu di rumah itu memberikan bungkusan kertas bundar kepada Dokter Tono dan ternyata surat Yah untuknya yang tertulis tangan : Nyanyian selamat tinggal oleh Yah untuk Tono.


Minggu, 12 Agustus 2012

Susah !

22 : 40
Baru tersadar, saat menyanyagi seseorang bagaikan selembar kertas putih yg siap untuk diisi dengan berbagai macam warna pena dan jenis tulisan. saat sendiri seperti saat ini merupakan saat - saat terberat. bimbang menggrogoti hati, apa aku harus menulis kata GALAU di otak atau kata RINDU dihati ?

#alone lagi

Rabu, 06 Juni 2012

ASYIKNYA PENELITIAN BERSAMA ARGUMENTASI



Sabtu , 19 Mei 2012 kami angkatan 2010 ( Argumentasi ) berangkat ke Pulau Samalona, pulau ini dijadikan sebagai objek penelitian mata kuliah Metode Penelitian Kebudayaan. Pulau ini kami pilih dengan berbagai kendala, karena rencana pertama yaitu Selayar tapi berbagai halangan yang menjadikan Selayar di batal.
Pulau Samalona merupakan salah satu objek wisata yang terletak di perairan Makassar, pulau ini masuk di wilayah kecamatan Mariso, kelurahan Mariso. Pulau ini memiliki luas 2 hektar, jarak dari kota Makassar ±7 kilometer. Pulau ini memiliki potensi wisata yang baik, laut yang luas pada siang hari tampak dua warna yaitu biru dan hijau, sejauh mata memandang hanya laut.
Perjalanan ditempuh sekitar ±20 menit dengan menggunakan sekoci , dengan tarif Rp. 300.000, selama di perjalanan mata ini tidak lepas dari pandangan laut yang indah dan jernih sangat memanjakan mata. Sampai disana kami lagsung makan dan dibagi dalam tiga kelompok untuk meneliti kebudayaan yang ada di pulau ini
Saya memulai penelitian bersama teman –teman, pada penelitian ini banyak pengalaman yan saya dapatkan salah satunya ketika kami ingin mewawancarai salah seorang penduduk local di pulau tersebut, tetapi dia tidak mau dan pergi. Ada juga seorang ibu yang tidak ingin diwawancarai karena ia baru sembuh dari lumpuh, tapi ketika saya duduk – duduk di bale – bale yang disewakan untuk para pengunjung ia datang dan berbaring di dekat saya singkat cerita saya bercerita dengan ibu tersebut dan ia menceritakan tengtang pulau tersebut, sampai – sampai ibu tersebut menjawab semua pertanyaan yang saya ajukan. Adapun hasil penelitian yang kami dapatkan  tentang pendidikan di Pulau Samalona yaitu, tingkat pendidikan warga di pulau ini sangat tinggi karena rata – rata anak yang lahir di pulau ini akan di sekolahkan oleh orang tua mereka di luar pulau hingga mencapai gelar sarjana. Walaupun tidak terdapat satupun bangku sekolah di pulau ini, tidak menjadi kendala bagi warga untuk menyekolahkan anaknya di luar pulau demi menjaga kelangsungan dan kesejahtraan hidup keluarga mereka.
Seluruh warga yang mendiami pulau ini memilki hubungan kekerabatan hal ini disebabkan karena silsilah keturunan mereka yang berasal dari orang yang sama, katanya, leluhur mereka berasal dari Barombong dan sekaligus penemu dari pulau ini. Setelah pemerintah kolonial Belanda masuk di Makassar sekitar tahun 1902 banyak dari tentara – teantara Belanda yang tinggal berdampingan dengan mereka di Pulau Samalona ini. Pulau ini dulunya merupakan jalur persinggahan nelayan – nelayan yang  mendiami beberapa pulau kecil yang berbatasan dengan pulau ini. Sebab itulah , kenapa pulau ini diberi nama Samalona, sama yang berarti selalu, dan lona berarti dilewati.
Di pulau ini sendiri sering ditemukan benda – benda peninggalan sejarah seperti artefak, guci, bahkan tengkorak pun sering ditemukan di pulau ini. Menurut kepala RT di pulau ini sebenarnya sudah penuh dengan kuburan namun nisan mereka dicabut dengan kemudian diratakan kembali dengan tanah agar dapat dibanguni bangunan – bangunan sekarang pulau ini telah mulai padat dengan rumah – rumah, pondokan, bahkan di pulau ini sudah terdapat satu buah Mushalla dan satu buah villa dan beberapa gazebo, karena besarnya potensi wisata yang dimilki pulau ini, pemerintah sering melobi warga untuk melakukan kerja sama dalam mengelola pulau ini, namun ajakan pemerintah itu selalu ditolak warga karena keuntungan bisa jadi lebih banyak akan didapatkan oleh pemerintah.
Setelah kegiatan meneliti ini selesai  kami pun berfoto – foto dan menikmati indahnya laut Pulau samalona, pada sore hari kami bermain volley di samping rumah dengan riang canda yang penuh kegembiraan permainan volley ini sangat mengasikkan karena permainan ini banyak terjadi kecurangan karena banyak teman yang melewati garis batas lawan setelah bermain di samping rumah, kami pindah ke pinggir laut yang berpasir putih permainan ini tambah seru karena di pasirr ini kami banyak yang sering jatuh ketika mau mengambil bola, kami bermain bersama dosen kami yang merupakan dosen penanggung jawab mata kuliah, dosen kami ini sangat akrab dengan kami, setela bermain saya berjalan – jalan ke pinggir laut dan melihat teman yang asyik berenang dan menikmati segarnya air laut Pulau Samalona, banyak teman yang menyewa kaca mata renang yang disewakan oleh penduduk disana dengan tarif Rp. 10.000, setelah berjalan – jalan dan waktu sudah hampir magrib kami pun pulang dan bersih – bersih.
Pada malam harinya kami bercerita bersama teman angkatan dalam lingkar kekeluargaan yang hangat, kami bercerita sampai larut malam dan saya juga bermain kartu bersama empat teman yang lain permainan ini sangat lucu karena salah seorang teman yang langsung menangkap teman yang lain, tapi kartunya belum lengkap, ketika saya melihat kartunya saya langsung tertawa terbahak – bahak dan teman yang lain juga itu tertawa suasana semakin ribut sampai – sampai ada teman yang terbangun dari tidurnya dan marah. Saya sendiri begadang sampai pukul 03.00 pagi karena ingin menonton pertandingan bola, sambil menunggu kami bernyanyi dan diiringi gitar.
Di tengah asyiknya teman bermain saya tertidur di bale – bale tapi ketika saya terbangun dan saya pindah ke atas dan lucunya lagi saya tidur dekat kantongan sampah dan saya dikerumuni semut dan membuat badan saya gatal, karena gatal yang tidak bisa tertahankan lagi, jadi saya pindah ke dalam kamar dan tertidur sekitar 10 menit.
Minggu, 20 Mei 2012 pada pagi hari kami bermain sepak bola di pinggir laut, permainan  sangat menyenangkan karena para pemain merupakan group campuran dimana dalam satu team ada cowok dan cewek. Permainan sangat seru tapi melelahkan karena bermain dengan cowok menguras tenaga yang cukup banyak ditengah permainan anak yang memiliki bola tersebut meminta bolanya dan kami berhenti, setelah bermain saya pun turun ke laut untuk menikmati air laut pulau ini. Saya bermain di air cukup lama. Karena waktu yang terbatas pada hari itu jadi saya naik ke darat untuk mandi dan bersiap – siap untuk pulang sebelum pulang kami makan dan sempat berfoto – foto , setelah makan kami bersiap – siap dan membersihkan rumah, tapi masih ada teman yang asyik bermain di laut, sekitar jam 11 lewat kami pun meninggalkan pulau tersebut dengan menggunakan sekoci, dalam perjalanan pulang sekoci kami sempat mati di tengah laut dan kami yang ada di atas sekoci menjadi takut tapi itu berlangsung beberapa menit, baling – baling sekoci tersebut tersangkut dengan kotoran yang ada di laut tapi ketika sekoci kami kembali mati tapi itu bisa teratasi. Sekitar jam 12 kami sampai di daratan kota Makassar dengan selamat. Satu pesan saya “ menjaga kebersihan laut sama halnya kita mempertahankan keindahanya

DDF SEMESTER 2


1.      Buatlah iktisar sejarah filsafat barat dan sejarah filsafat Timur dengan pokok bahasanya masing-masing?
Jawab: A. SEJARAH FILSAFAT BARAT
1.      Sejarah Filsafat Yunani
1.      Filsafat sebelum Socrates
a.       Filsafat alam
b.      Filsafat menjadi
c.       Filsafat ada
d.      Filsafat elea
2.      Filsafat Socrates
a.       Filsafat Antropologi
b.      Filsafat manusia
3.      Filsat setelah Socrates
a.       Filsafat Plato
b.      Filsafat Aristoteles
c.       Filsafat Epicurisme
d.      Filsafat Stoa
e.       Filsafat Neokantianisme
2.      Filsafat Eropa
1.      Filsafat abad permulaan
a        Filsafat patristik
2.      Filsafat abad pertengahan
a        Filsafat scholastik
b        Filsafat islam
3.      Filsafat abad peralihan
a        Filsafat renaisance
b        Filsafat roantik
4.      Filsafat abad modern
a.       Filsafat rationalisme
b.      Filsafat empirisme
c.       Filsafat kriticisme
5.      Filsafat abad kontemporer
a)     Filsafat dewasa ini
b)     Aliran-aliran dalam filsafat Barat
1.      Idealisme - pragmatisme 
2.      Tradisional – materialisme  
3.      Positivisme – realisme kritis
4.      Evolusionisme – estensialisme
5.      Neotelianisme
B. SEJARAH FILSAFAT TIMUR
     1. Sejarah filsafat India-filsafat Hindia
1. Filsafat vedisma
2. Filsafat brahmanisma
3. Filsafat budhisma
2.Filsafat cina
1. Filsafat cina kuno/klasik
2. Filsafat pembauran – Neo Taoisme
3. Filsafat Budhisme – Neo konfusionisme
4. Filsafat modren – Pragmatisme – materialisme

2.      Mengapa filsafat Yunani permulaan filsafat Eropa? Jelaskan!
Jawab:
              filsafat Yunani merupakan permulaan filsafat Eropa karena filsafat Eropa muncul pada masa kerajaan roma yang tidak ada ahli-ahli filsafat yang menghasilkan penyelidikan filsafat yang tersendiri yang biasanya hanya berpangkal pada Yunani saja.

3.      Tuliskan filosofi-filosofi yang terkenal sebelum masa Socrates dan pendapatnya masing-masing tentang arlien alam ini.
Jawab: .
filosofi-filosofi yang terkenal:
v    Thales (624-548) berpendapat bahwa dasar pertama atau intisari alam adalah air
v     Anaximandros  mengatakan bahwa dasar pertama adalah zat yang tak tertentu, sifat-sifatnya dinamai TOAPERIN
v     Anaximenes ( 590-528) mengatakan bahwa intisari alam atau dasar pertamanya ialah udara, karena udaralah yang meliputi seluruh alam serta udara pulalah yang menjadi dasar hidup bagi manusia yang amat diperlukan oleh nafasnya.
v     Pitagoras ( t532 ) mengatakan bahwa segala sesuatunya ialah biangan, tahu jugalah ia akan segala sesuatunya.
v      Herakleitus (535-475) mengatakan bahwa didunia ini segala sesuatunya berubah, yang  menjadi sebab atau keterangan yang sedalam-dalamnya itu ialah gerak, perubahan atau menjadi.
v     Parmenides ( 540-475 ) mengatakan pengetahuan indra itu tak dapat dipercayai, pengetahuan ada dua macam yaitu: pengetahuan sebenarnya dan pengetahuan semu.

4.Dimana letak perbedaan antara filsafat Heraclitius dan filsafat Panitenides
Jawab: .
 letak perbedaannya yaitu
v  Filsafat Herakleitos yaitu amat mengutamakan kemampuan indra, apa yang tak tersentuh lagi oleh indra itu tidak benar dan budi tidak mungkin mencapai kebenaran.
v  Filsafat Parmenides yaitu mengingkari gerak, perubahan atau menjadi, ia amat mengutamakan pengetahuan budi sehingga mengabaikan pengetahuan indra sama sekali, pengetahuan indra tidak mampu mencapai kebenaran.\

5.   Tuliskan pokok-pokok ajaran Socrates yang berbeda dengan ajaran filsafat sebelumnya dan apa semboyan Socrtes yang terkenal?
Jawab:
                 a. pokok ajaran Socrates yaitu dipusatkan pada manusia terutama pada tingkalakunya. Filsafat tidak lain dari usaha melalui pengertian (sejati) untuk mencapai kebijakan.
b. semboyan Socrates adalah GONOTHY SHANTHON yang artinya manusia harus mengenal dirinya masing-masing agar dapat mengarah ke arah kebijakan
6.   Sebutkan dua filsafat yang besar sesudah Socrates yang sangat populer dan berpengaruh, serta tuliskan karyanya masing-masing!
Jawab: .
          Filosof-filosof besar sesudah Socrates
1.Plato menurutnya hanya para bijaksana saja yang dapat dan patut menjadi pengemudi negara, karena ia takkan selalu terlibat oleh hal-hal yang kebetulan, yang berubah-ubah dan bermacam-macam malainkan ia akan mempunyai pendapat dan pendirian tetap. Karya-karyanya yaitu pembedaan Socrates, Georgias, meno, symposion, politica, sophistes, dan hukum.
2.Aristoteles berpendapat bahwa tiap-tiap hd, bahkan pada semua hal yang terbatas adanya, harus ada unsur kesamaan dan ketidaksamaan atau permacam-macaman karya-karyanya yaitu:
a.       Logika : biasanya disebut organo (alat) memberotakan tentang pengertian, putusan, syllogismus, bukti,dll.
b.      Fisika : tentang alam, langit, binatang, hewan, dan jiwa
c.       Metafisika : buku-buku yang terutama tentang filsafat pada waktu itu ditempatkan dibelakang buku-buku fisika kemudian kata metaphysica berarti filsafat.
d.      Pengetahuan praktis : ethica, akdemia, nicho machea, kedua-duanya tentang tingka laku, republica antheniensium ( tata negara atena ), retorica ( tentang berceramah dan berpidato ) dan poetica.

7.   Tuliskan 4 aliran besar sesudah masa Socrates dan bagaimana pendapat masing-masing aliran itu?
Jawab:
aliran-aliran sesudah Socrates
1.      Epicurisme menurutnya sumber pengetahuan ialah pengalaman, pengalaman berkali-kali dapat mengakibatkan pengertian yang dapat membawa orang pada pengetahuan tentang dasar-dasar yang sedalam-dalamnya dan tersembunyi.
2.      Stoa, tokohnya bernama zero, menurutnya orang yang bijaksana melepaskan segala rasa, ia bebas dari segala nafs. Hanya usaha mencari kebajikan itulah yang tertinggi dan kebijakan tertinggi adalah kebijakasanaan.
3.      Skepsis tentang tingka laku manusia berdasarkan logika, menurutnya supaya orang jangan tidak bahagia, supaya ia sudah dapat bijaksana ( mempunyai ketenangan hidup ), maka haruslah ia tidak mengambil putusan, orang yang tidak pernah mengambil putusan tidak pernah keliru.
4.      Neoplatonisme/platinos berpendapat bahwa dalam intinya dan dalam hakekatnya ada itu  sungguh-sungguh hanya satu belaka, Tuhan dan semua ( lainnya ) berhakekat sama.

8.   Bagaimana sikap masyarakat yang menganut ajaran agama baru berdasarkan wahyu Tuhan terhadap pandangan hidup filsafat Yunani?
Jawab: .
          sikap masyarakat Eropa:
1.   Ada yang menolak filsafat yunani karena dianggap kebijaksanaan kafir, satu-satunya kebijaksanaan ialah kebenaran yang difirmankan Tuhan, wahyu, baik yang tertulis pada kitab suci maupun yang tidak tertulis.
2.   Ada pula yang dapat menerima filsafat yunani sebagai kebijaksanaan manusia, karena manusia ciptaan Tuhan, jadi kebijaksanaan berasal dari Tuhan juga.

9.   Tuliskan pokok pendapat para tokoh penganut aliran patristik pada abad permulaan?
Jawab:
            Tokoh-tokoh penganut aliran patristik diabad permulaan:
1.Tertulianus, berpendapat kerohanian tidak terlalu terang, ia terpengaruh oleh pendapat Stoa yang materialistis.
2.Agustinus ( 354-430 ) pokok-pokok pendapatnya:
v  Budi dapat mencapai kebenaran dan kepastian berdasarkan atas realitas yang baka.
v  Dalam antropologi dan etika, menurutnya kejahatan atau dosa itu terletak pada kehendak yang bebas memilih jasmani serta dengan memustahilkan jalannya kepada Tuhan, maka berdosalah ia.
v  Pengetahuan manusia dimulai dari pengalaman indra
v  Dengan tahu dan cinta manusia kenal kepada Tuhan

10.  Terangkan apa saja yang anda ketahui tentang ajaran-ajaran skolastik yang di pelopori oleh pather-pather ( pemula ajaran kristiani )
Jawab:
                     adapun yang saya ketahui tentang airan scholastik yang dipelopori oleh pather pather ialah:
v  Aliran scholastik berkembang setelah adanya pengumuman di Milano, oleh kerajan Roma kemerdekaan agama.
v  Berkembangnya sekolah-sekolah katolik
v  Shcolastik berpikir dalam penerangan agama, pendapatnya tidak berdasarkan wahyu.
v  Berdirinya Universitas ordo dilingkungan katolik untuk para biarawan yang hendak mencapai kesempurnaan hidup.

11.  Sebutkan tiga aliran besar di Eropa yang termasuk filsafat modern dan bagaimana pendapat masing-masing aliran itu?
Jawab: aliran-aliran filsafat besar Eropa sebagai aliran filsafta modern:
a.       Rasionalisme penganutnya:
v  Descartes menurutnya budi atau rasidah yang menjadi sumber dan pangkal segala pengertian dan budilah yang memegang pimpinan dalam segala pengertian.
v  Zpinoza menurutnya aturan dan hukum yang terdapat pada semua hal itu tidak lain dari aturan dan hukum yang terdapat pada idea.
v  Leibniz menurutnya Tuhan itu tersendent artinya Tuhan ada diluar makhluk, Tuhan merupakan dasar segala rentetan yang ada.
b.      Empirisme penganutnya:
v  Francis Bacon menurutnya pengetahuan yang sebenarnya tentu saja pengetahuan yang diterima melalui persentuhan indranya dengan dunia fakta dan alam.
v  Thomas Humbbes ( 1588-1679 ) mengatakan bahwa persentuhan dengan indra ( empiri ) itulah yang menjadi pangkal dam sumber pengetahuan.
v  Jhon Locke ( 1632-1704 ) menurutnya untuk mencapai kebenaran tiap-tiap pengetahuan itu trjadi dari kerjasama antara sensation dan reflection.
v  David Hume menurutnya seluruh pengetahuan itu tak lain dari jumlah pengalaman.
c.       Kriticisme Penganutnya :
v  Immanuel Kant (1724-1804) menurutnya budi dan objek yaitu bukanlah budi (pengeahuan) kita terarahkan pada benda (objek) melainkan objeklah yang terarahkan kepada budi kita, dibentuk, diatur oleh budi kita dalam waktu dan ruang.
12.  Sebutkan para tokoh penganut aliran itu dan negara Eropa lainnya?
Jawab:
v  Descrates
v  Bacon
v  Spinosa
v  Leibniz
v  Thomas Hobbes
v  Jhon locke
v  David Hume
v  Imanuel Kant

13.  Sebutkan aliran besar filsafat dewasa dan apa inti filsafatnya masing-masing?
Jawab:
v  Idealisme
v  Tradisionalisme
v  Positivisme
v  Evolusionisme
v  Materialisme
v  Neokantanisme
v  Pragmatisme
v  Realisme kritis
v  Neohegalianisme
v  Filsafat hidup

14.  Terangkan hakekat filsafat Hindu yang membedakan dengan filsafat Yunani?
Jawab:
                     perbedaannya yaitu jika ditanah Yunani ahli pikir mencurahkan tenaganya untuk mencapai kebenaran, ahli Filsafat Hindu berfikir untuk mencari kebenaran yang baginya merupakan kesempurnaan. Memang orang hidup pun mencari kebenaran, tetapi tidaklah demi kebenaran memiliki /demi kebebasan belaka, melainkan untuk bebas dari dunia.
15.  Terangkan dengan singkat apa yang anda ketahui tentang veda dan rita dalam filsafat Hindu?
Jawab:
a.       Veda adalah badan yang dihormati benar oleh masyarakat Hindu. isi veda adalah semua yang bersangkutan dengan upacara terutama korban.
b.      Rita adalah hukum dn aturan yang tidak dapat dan tidak boleh diabaikan atau dilanggar.
16.  Jelaskan arti: - Brahma                  -Brahma ( atman )
- Brahmana              -brahmanisme
Jawab:
         - Brahma (korban) adlah pusat alam semesta yang menguasai segala-galanya.
- Brahmana (ahli korban) adlah tingkatan tertinggi dalam masyarakat Hindu.
- Brahma ( atman ) adalah satu-satunya realitas, yang tak terbatas dan tak berakhir dan bermula, baka, sempurna dan mulak.
- Brahmanisme adalah keseluruhan hasil renungan para brahmana tentang manusia dan alam semesta.  
17. terangkan apa yang dimaksud:
a.       Arnyaka
b.      Samkya
c.       Asrama
d.      Upanisad
e.       Yoga
f.        Moksa
Jawab :
            a. . Arnyaka yaitu memuat renungan dan keterangan semacam kias.
b. Samkya yaitu aliran yang amat besar pnganutnya dalam alam pikira manusia. Aliran ini menerima adanya materi dan bahan. 
c. asrama adalah pemberian didikan yang memiliki empat tingkatan hidup bagi brahmana karena tugasnya yang berat dan penting.
d. upanishad yaitu penuh dengan renungan, filsafat dan berpengaruh besar terhadap alam fikiran hindu.
e. yoga yaitu cara atau metode untuk mencapai kebahagiaan yang sempurna.
f. moska yait baik yaitu kebebasa manusia dari segala ikatan dunia.

18   tuliskan ajaran sang Budha dan tuliskan empat sila yang terbaik terhadap segala sesuatu?
Jawab:
                     a. ajaran sang Budha yaitu penerangan dan yang dimaksudkan ialah guru yang mempunyai seluruh penerangan, mempunyai seluruh kebenaran : kebenaran pengetahuan sejati.
b        Sila-sila empat yang baik yaitu :
v  Sila pertama, yaitu ahimsa/kehalusan maksudnya yaitu haruslah kita berbelas kasih terhadap segala makhluk.
v  Sila kedua, janganlah orang mengambil sesuatu yang  tidak dengan tulus, ikhlas disajikan kepadanya.
v  Sila ketiga, bagi orang yang berkeluarga hendaklah setia kepada suami atau istrinya dan tidak melakukan yang cabul.
v  Sila keempat, haruslah ia lurus hati dan cinta kepada kebenaran.

19.  tuliskan inti sari pemikiran filsafat cina dan bagaimana hubungan antara kebudayaan, agama, dan filsafat? 
Jawab:
                                     inti sari dari pemikiran filsafat cina yaitu seperti halnya filsafat Hindia, filsafat Cina juga erat hubungannya dengan keaddaan alam dan masyarakat. Bangsa yang hidup di daratan Cina menurut ilmuan yang bernama Ku Yen Wu (1632-1083) dapat dibedakan menjadi dua yaitu orang yang hidup disebelah utara dan selatan sungai Huangho. Adapun hubungan antara kebudayaan, agama dan filsafat yaitu karena filsafat Cina mempunyai ciri khusus yang menjadi tema dri filsafat dan kebudayaan yaitu “Jen” menurut Confucious “Jen” mempunyai dua segi yaitu segi positif (chung) dan segi negatif (shu), jadi pemikiran filsafat Cina bersifat lebih antroposentris artinya menitikberatkan pada manusia. Adapun hubungan antara kebudayaan, agama dan filsafat ketiga-tiganya berbaur menjadi satu.

20.  sebutkan aliran filsafterat cina klasik dan titik berat ajarannya masing-masing?
Jawab :
a.       Konfusianisme – Ju Chia yaitu suatu aliran terdiri dari orang-orang terpelajar yang mempunyai ahli dibidang tertentu. Kitab-kitab klasi titik berat ajaran aliran ini dibidang etika.
b.      Taoisme : Tao Te Chia yaitu mazhab yang  terdiri dari orang-orang terpelajar dan mengalami kekecewaan karena keadaan negara pada itu mengalami kemunduran dan pokok ajarannya mengenai metafisika dan filsafat sosial.
c.       Mazhab Yin Yang : Yin Yang Chia yaitu mazhab yang dipelopori oleh orang-orang  yang pada mulanya mempunyai kedudukan penting dalam istana. Aliran ini mengajarkan bahwa didalam alam semesta itu ada lima unsur asal yaitu tanah, logam, kayu, air, dan api.
d.      Mohisme atau Mochia yaitu suatu aliran yang terdiri dari kelompok kaum kastrian yang telah kehilangan kedudukannya. Aliran ini mengajarkan disiplin, taat, dan setia kepada guru. Dikenal sebagai aliran utulitaristis.
e.       Dialetfisme Ming Chia yaitu aliran yang dipelopori oleh orang-orang yang ahli dalam bidang debat dan pidato. Ajarannya mengenai kritik dalam mempertajam dan memperjelas perhatian manusia dalam pengguanaan bahasa yang tepat, terlebih-lebih mengenai tata bahasa.
f.        Legalisme Fa Chia yaitu aliran yang dipelopori oleh orang-orang yang ahli dibidang pemerintahan, mereka menawarkan kepandaiannya kepada para penguasa diberbagai daerah. Pokok ajarannya yaitu pemerintahan yang baik harus didasarkan pada kitab undang-undang yang tetap dan tidak didasarkan pada pendapat orang-orang baik dalam bidang pemerintahan maupun dalam bidang moral.


21.  terangkan dengan singkat pokok filsafat cina pada saat abad  pembauran, neo konfusionisme, dan modern?
Jawab :
a.       zaman pembaharuan/neotaouisme-budhisme yaitu ditandai dengan masuknya budhisme dan India, yang kemudian berkembang pesat di Cina dan memberikan warna baru bagi pemikiran kefilsafatan Cina. Aliraan baru :
v  budhisme (chan budhisme) lahir karena berbaurnya budhisme dengan alam pemikiran filsafat cina.
v  Konfusionismea adalah hasil pembauran aliran-aliran filsafat yang berkembang pada waktu itu yaitu neo taoisme, budhisme dan konfusionisme ortodox.
b.      Zaman neo konfusionisme yaitu ditandai dengan adanya gerakan untuk kembali kepada ajaran-ajaran konfusias asli tapi banyak dipengaruhi filsafat budhisme sehingga konfusius tidak mengajarkan metafisika bahkan menentangnya.
c.       Zaman modern yaitu banyak dipengaruhi oleh pemikiran-pemikiran yang berasal dari barat, karena banyaknya paderi-paderi yang masuk kedaratan dan alirannya yang paling berpengruh adalah aliran pragmatisg dari Amerika Serikat.